Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara.Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum priajuga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.
| pict.kanker payudara |
Inilah 1-11 faktor resiko terkena kanker payudara
1. Umur
Risiko terkena kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar wanita penderita kanker payudara berusia 50 tahun ke atas. Jika Anda mengalami menopause terlambat (setelah umur 55), risiko Anda lebih besar lagi. Secara umum, risiko mencapai puncaknya pada usia lebih dari 60 tahun.
2. Riwayat kanker payudara
Jika Anda pernah memiliki kanker di salah satu payudara, Anda berisiko lebih tinggi bahwa payudara lainnya juga akan terkena.
| Kalkulator Risiko Kanker Payudara |
|---|
| Bila Anda adalah wanita berusia 35 tahun atau lebih, silakan menilai risiko Anda terkena kanker payudara dengan Kalkulator Risiko Kanker Payudara.Bila Anda diketahui memiliki risiko sedang atau tinggi, mulailah menerapkan langkah-langkah pencegahan dan disiplin melakukan skrining berkala dengan SADARI dan mamografi. |
3. Riwayat keluarga dengan kanker payudara
Jika ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan Anda memiliki kanker payudara (terutama sebelum usia 40), risiko Anda lebih tinggi. Risiko berlipat dua bila ada lebih dari satu anggota keluarga inti Anda yang terkena kanker payudara. Memiliki kerabat non-inti dengan kanker payudara (misalnya tante, nenek atau sepupu perempuan) juga meningkatkan risiko Anda.
4. Usia saat melahirkan anak pertama
Semakin tua Anda ketika memiliki anak pertama Anda, semakin besar risiko Anda terkena kanker payudara. Risiko juga meningkat jika Anda sudah berusia 30 tahun atau lebih dan belum pernah melahirkan anak.
5. Perubahan payudara
Perubahan payudara sering terjadi pada hampir semua wanita. Sebagian besar perubahan itu bukan kanker. Namun, beberapa perubahan mungkin adalah tanda-tanda kanker. Jika Anda memiliki perubahan jaringan payudara yang dikenal sebagaihiperplasia atipikal (sesuai hasil biopsi), Anda memiliki peningkatan risiko kanker payudara.
6. Usia saat menstruasi pertama
Jika Anda mulai menstruasi di usia dini (sebelum 12 tahun), Anda memiliki peningkatan risiko kanker payudara.
7. Terapi radiasi di dada
Jika Anda harus menjalani terapi radiasi di dada (termasuk payudara Anda) sebelum usia 30 tahun, Anda memiliki kenaikan risiko. Semakin muda Anda ketika menerima pengobatan radiasi, semakin tinggi risiko Anda terkena kanker payudara di kemudian hari.
8. Kepadatan tisu payudara
Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita usia 45 tahun atau lebih yang memiliki minimal 75 persen jaringan padat pada mammogram memiliki peningkatan risiko mengembangkan kanker payudara. Para ilmuwan belum tahu mengapa demikian.
9. Penggunaan hormon estrogen dan progestin
Jika Anda mendapatkan terapi penggantian hormon estrogen saja atau estrogen plus progestin selama lima tahun atau lebih setelah menopause, Anda memiliki peningkatan risiko mengembangkan kanker payudara. Selain risiko kanker payudara, estrogen plus progestin juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, demensia dan pembekuan darah.
10. Obesitas setelah menopause
Jika Anda mengalami obesitas setelah menopause, Anda berisiko 1,5 kali lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara dibandingkan dengan wanita berberat badan normal.
11. Aktivitas fisik
Sebuah penelitian terbaru dari Women’s Health Initiative menemukan bahwa aktivitas fisik pada wanita menopause yang berjalan sekitar 30 menit per hari dikaitkan dengan penurunan 20 persen risiko kanker payudara. Namun, pengurangan risiko terbesar di antara wanita yang berberat badan normal. Dampak aktivitas fisik tidak ditemukan di kalangan wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas. Namun, aktivitas fisik yang dikombinasi dengan diet dapat menurunkan berat badan sehingga pada akhirnya menurunkan juga risiko kanker payudara dan berbagai penyakit lain.
Selain kesebelas faktor di atas, merokok (pasif atau aktif) dan kebiasaan makan juga berdampak terhadap risiko mengembangkan kanker payudara.
Maka dari itu cegah lah penyakit dari sekarang !!
Obat herbal kanker payudara yang terbuat dari jelly gamat yang di beri nama 'Gold G', mampu membantu anda meringankan kanker payudara anda sekaligus membantu mencegah kehadiran kanker payudara .
Berikut adalah kandungan lengkap dari Jelly Gamat Gold G:
- Protein 86.8%
- Antiseptik Alamiah
- Kolagen 80%
- Chondroitin
- Trace Mineral
- Omega 3, 6 dan 9
- Mukopolisakarida
- Glucosaminoglycans (GAG’s)
Gold G adalah obat herbal kanker payudara yang multifungsi sekaligus mencegah dan meringankan penyakit yang ada di dalam tubuh kita , penyakit luar maupun dalam. Untuk penyakit luar cukup oleskan Gold G ke luka yang di derita , untuk pemakain dalam Gold G ini bisa di minum sesuai dosis.
Pesan sekarang jelly gamat Gold G kapan lagi kalau bukan dari sekarang , alangkah baik nya kita mencegah dari pada mengobati
Untuk pemesanan bisa ikuti rules di bawah ini dengan mencantumkan kode yang berwarna merah
Barang Sampai Kerumah Anda Baru Transfer Pembayaran
*ketentuan 3botol kebawah / sesuai kesepakatan
Cara Pemesanan Lewat SMS
FAU:NAMA:JUMLAH PESAN:ALAMAT:NO.TELP/HP
KIRIM KE 081.389.331.282
Contoh pemesanan 6 botol,
FAU:Bambang Sujarwandi: 6 Botol: Jl. Kehakiman 18 Kota Tasikmalaya: 085224533xxx
*Wajib Mencantumkan Kode Produk "FAU" dalam sms pemesanan, atau tidak kami layani
* Pesanan bisa dikirim ke seluruh Indonesia
* Customer Service kami 0265 - 7294303

No comments:
Post a Comment